Tuesday, September 29, 2015

KOTA TUJUAN MEDAN


SEJARAH KOTA MEDAN
Asal kota Medan ini berawal dari sebuah kampung bernama Kampung Medan Putri yang didirikan oleh Guru Patimpus 1 Juli 1590 (menurut catatan pemerintah setempat) yang dalam perkembangannya diperingati sebagai hari jadi kota Medan.  Guru Patimpus adalah seorang putra Karo bermarga Sembiring Pelawi dan beristrikan seorang putri Datuk Pulo Brayan. Ia berasal dari Dataran Tinggi Karo.
Saat kita mengupas sejarah kota Medan ini tak akan lepas dari Kesultanan Deli, sebuah keberadaan sebuah kerajaan kuno yang member kuat dalam perjalanan Medan masa kini. Kesultanan Deli awalnya berada dibawah kesultanan Aceh. Pasang surut politik waktu itu mengakibatkan Kesultanan Deli pernah takluk dibawah Kesultanan Siak Sri Indrapura. Pada tahun 1861, Kesultanan Deli merdeka baik dari Siak maupun Aceh. Salah satu bukti kebesaran Kesultanan Deli adalah adanya Istana Maimun dan Masjid Raya Medan.

KOTA TUJUAN JAMBI


SEJARAH KOTA JAMBI
Di Pulau Sumatera, Provinsi Jambi merupakan bekas wilayah Kesultanan Islam Melayu Jambi (1500-1901). Kesultanan ini memang tidak berhubungan secara langsung dengan 2 kerajaan Hindu-Budha pra-Islam. Sekitar Abad 6 – awal 7 M berdiri KERAJAAN MALAYU (Melayu Tua) terletak di Muara Tembesi (kini masuk wilayah Batanghari,Jambi).Catatan Dinasti Tang mengatakan bahwa awak Abad 7 M. dan lagi pada abad 9 M Jambi mengirim duta/utusan ke Empayar China ( Wang Gungwu 1958;74). Kerajaan ini bersaing dengan

KOTA TUJUAN JAKARTA


SEJARAH KOTA JAKARTA
Jakarta mengawali sejarahnya sebagai kota pelabuhan kecil yang bernama Sunda Kelapa pada zaman kerajaan Hindu Pajajaran. Tahun 1527 orang-orang  portugis kembali  dengan membawa sebuah armada kecil tanpa mengetahui bahwa sunda kelapa telah jatuh ke tangan Fatahilah. Lalu terjadilah pertempuran yang dimenangkan Fatahillah, dan nama baru bagi sunda Kelapa adalah Jayakarta yang artinya “kemenangan yang sempurna”. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 22 juni 1527, yang akhirnya menjadi hari jadi kota jakarta.

KOTA TUJUAN GUNUNG SITOLI


SEJARAH KOTA GUNUNG SITOLI
Gunungsitoli merupakan kota tertua dan terbesar yang ada di Kepulauan Nias. Setelah ditingkatkan statusnya dari Kecamatan menjadi kota otonom, popularitas kota yang dibentuk berdasarkan Undang Undang Nomor 47 Tahun 2008 ini semakin melejit. Tak hanya pada tataran lokal atau regional. Bahkan, di tingkat internasional, Kota Gunungsitoli banyak menjadi bahasan diskusi.
Berdasarkan catatan sejarah, Gunungsitoli atau sering disebut Luaha sudah dikenal dan dikunjungi sejak abad ke 18. Posisi kota Luaha ini terletak pada muara sungai Nou atau pasar Gunungsitoli saat ini. Pada saat itu ada tiga marga dominan yang menghuni kota Luaha, yaitu Harefa, Zebua, dan Telaumbanua atau lebih dikenal dengan sitolu tua.

KOTA TUJUAN BENGKULU


SEJARAH KOTA BENGKULU
Sejarah Bengkulu kurang dikenal luas, bahwa duhulunya Bengkulu merupakan wilayah yang terdiri dari kerajaan-kerajaan kecil berdasarkan etnis seperti Kerajaan Sungai Serut, Kerajaan Selebar, Kerajaan Pat Petulai, Kerajaan Balai Buntar, Kerajaan Sungai Lemau, Kerajaan Sekiris, Kerajaan Gedung Agung, dan Kerajaan Marau Riang. Majapahit sempat menguasai seluruh Bengkulu, kemudian lepas setelah kerajaan besar ini runtuh. Sebagian wilayah Bengkulu juga pernah berada di bawah kekuasaan Kerajaan Inderapura abad ke-17.

KOTA TUJUAN BATAM


SEJARAH KOTA BATAM
Batam merupakan salah satu pulau yang berada di antara perairan Selat Malaka dan Selat Singapura. Tidak ada literatur yang dapat menjadi rujukan dan mana nama Batam itu diambil, yang jelas Pulau Batam merupakan sebuah pulau besar dan 329 pulau yang ada di wilayah Kota Batam. Satu-satunya sumber yang dengan jelas menyebutkan nama Batam dan masih dapat dijumpai sampai saat mi adalah Traktat London (1824). Penduduk asli Kota Batam diperkirakan adalah orang-orang Melayu yang dikenal dengan sebutan Orang Selat atau Orang Laut.

KOTA TUJUAN BANDUNG


SEJARAH KOTA BANDUNG
Kota Bandung tidak berdiri bersamaan dengan pembentukan Kabupaten Bandung. Kota itu dibangun dengan tenggang waktu sangat jauh setelah Kabupaten Bandung berdiri. Kabupaten Bandung dibentuk pada sekitar pertengahan abad ke-17 Masehi, dengan Bupati pertama tumenggung Wiraangunangun. Beliau memerintah Kabupaten bandung hingga tahun 1681.